BROWNIS VetPreneur: Bidibong Petshop

 

Halo Future Vets!

Brownis VetPreneur kembali hadir untuk teman-teman semua!

Narasumber untuk Brownis VetPreneur kali ini yaitu
Alfa Zuma Era mahasiswa kedokteran Hewan Universitas Airlangga 2016!

Mau tau lebih lanjut tentang cerita sukses dan pengalaman usaha kak Alfa atau biasa dipanggil Kak Aze?
Simak dalam Brownis VetPreneur edisi kali ini ya!

1) Bagaimana profil usaha Kak Aze ?

Bidibong Petshop berfokus dalam mengadopsi berbagai jenis hewan eksotis, termasuk dari jenis mamalia, reptil, maupun berbagai jenis burung. Kalau dari jenis mamalia itu sendiri kita ada musang, sugar glider, tupai. Nah, kalau dari burung ini yang paling banyak, salah satunya dari burung berkicau, juga jenis burung-burung kecil yang jinak atau yang bisa dilatih. Kalau dari reptil sudah pasti kita menyediakan yang aman atau jinak dan tidak berbisa sehingga orang awam pun bisa memeliharanya. Selain adopsi hewan, usaha ini juga menyediakan layanan konsultasi bagi orang–orang yang ingin tahu cara memelihara hewan eksotis ini.

2) Bagaimana Kak Aze memulai usaha ini ?

Berawal dari hobi memelihara hewan eksotis, saya dan teman saya awalnya memelihara sugar glider dan burung. Hewan yang kami pelihara lama-lama berkembang biak. Dari awalnya hanya sugar glider dan burung lama kelamaan jenis hewan yang kami pelihara semakin banyak. Kami juga sering mendapat titipan hewan eksotis dari teman-teman lain yang akhirnya kami jual.

3) Bagaimana datangnya motivasi dan inovasi untuk buka usaha ini Kak ?

Motivasi saya untuk membuka usaha ini sih lebih karena ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari, hehe. Selain itu, untuk memutar uang dalam memelihara dan memberi pakan koleksi hewan eksotis kami, yang membutuhkan biaya tidak sedikit.

4) Bagaimana Kak Aze memasarkan usaha ini ?

Secara garis besar pemasaran usaha kami lewat media online atau social media,  teman-teman juga ikut membantu pemasaran usaha ini dengan membantu menyebarkan informasi tentang petshop kami ini.

5) Berapa modal awal Kak Aze dalam melakukan usaha ini ?

Untuk modal awalnya saya kurang tau, karena memang usaha ini berawal dari hobi sehingga kita tidak begitu menghitung modal awal, kemungkinan sih 1 juta atau2 juta-an gitu.

6) Pernah tidak usaha ini mengalami pasang surut? Kalo pernah bagaimana cara kakak mengatasinya?

Kalau pasang surut itu pasti. Terutama untuk hewan kadang namanya penyakit pasti dapat menurunkan harga jual. Selain itu kadang minat orang terhadap hewan tertentu itu musiman dan tidak tentu. Masalah pakan juga, pada hewan yang kurang laku pasti biaya pakannya akan semakin besar yang kita tanggung. Untuk solusinya ya kita banyakin promosi sehingga meningkatkan minat teman-teman untuk memelihara hewan eksotis. Dalam masalah kualitas juga, di Bidibong Petshop ini selalu kita tambahkan vitamin pada pakannya sehingga kualitas dari hewan kami terjamin.

7) Bagaimana manajemen waktu Kak Aze dalam menjalani usaha ini?

Untuk membagi waktu, pasti saat kuliah ada jam kosongnya kanNah, disaat itu kami menyempatkan waktu untuk membersihkan kandang atau memberi makan, kalau untuk hewan nokturnal kita beri makan pada malam hari. Untuk reptile ini yang agak mudah, karena interval makan mereka tidak terlalu sering jadi bisa seminggu sekali atau dua minggu dua kali.

8) Suka duka dalam menjalankan usaha ini gimana Kak ?

Suka dukanya sih ada satwa yang mati dan kadang ada orang yang ga suka.

9) Berapa keuntungan yang Kak Aze dapatkan setiap bulannya ?

Untuk saat ini karena kita lagi fokus ke kuliah jadi keuntungan yang kami dapatkan masih mencapai ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Berikut adalah wawancara yang kami lakukan dengan Kak Aze, semoga menambah wawasan dan menginspirasi kawan-kawan untuk berwirausaha, ya!

Bila ada pertanyaan lebih lanjut mengenai Bidibong Petshop, bisa menghubungi narahubung di Instagram @bidibong_petshop atau di Whatsapp 087754488330.

Viva Veteriner!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *