#FunFact: Rhino Day

  1. Badak Mampu Berlari 64 km/jam

Ukuran tubuhnya yang besar dan berat, tidak menghalangi kecepatan berlarinya. Seekor badak mampu berlari dengan kecepatan 48 hingga 64 km/jam. Kemampuan mengisi dayanya bisa mencapai 30-40 mph. Angka yang sangat cepat mengingat dari postur tubuhnya yang besar.

  1. Arti nama Rhino

Salah satu ciri fisik yang kita kenali dari badak adalah tanduk atau culanya yang besar.

Rhinoceros artinya adalah tanduk hidung, teman-teman.

Badak Jawa dan India mempunyai satu cula dan jenis lainnya mempunayi dua cula.

  1. Badak Merupakan Salah Satu Hewan Terbesar

Di antara lima spesies badak, badak putih adalah yang paling besar.

Tinggi badannya bisa mencapai 1,8 meter dan beratnya mencapai 2.500 kilogram!

Ini setara dengan berat 30 orang laki-laki dewasa

Meskipun besar, satwa ini tidak memakan hewan lainnya.

Badak termasuk herbivora yang selalu terlihat sibuk mengunyah rumput.

  1. Badak Tidak Takut Kotor

Kalau hari sedang panas-panasnya, badak suka sekali berendam di kolam lumpur.

Lumpur bisa membantu mendinginkan tubuh dan melindunginya dari sinar matahari.

O iya, ini juga bisa melindunginya dari gigitan serangga.

  1. Hewan Penyendiri

Badak termasuk ke dalam kategori solitary animal, artinya mereka suka menyendiri, bahkan menghindari satu sama lain.

Tapi, badak putih bisa hidup dalam kelompok yang disebut ‘crash’.

Biasanya kelompok ini adalah beberapa badak betina, atau badak betina dan anak-anaknya.

  1. Komunikasi yang Unik

Badak jantan lah yang paling suka sendirian.

Mereka menandai wilayah kekuasaannya dengan kotorannya, loh!

Ini juga cara mereka berkomunikasi satu sama lain.

Karena setiap kotoran badak memiliki bau yang berbeda.

Badak Sumatera

  1. Bersahabat dengan Burung

Teman-teman pernah melihat foto badak di dekat seekor burung?

Ini merupakan salah satu contoh simbiosis mutualisme, teman-teman.

Karena, burung Oxpecker membantu membersihkan bagian tubuh badak dengan memakan parasit di kulitnya.

Burung ini juga punya suara keras yang membantu memberi tahu badak kalau ada bahaya yang datang.

  1. Tidak Punya Pemangsa

Yap! Karena ukurannya yang besar, cula kuat, dan kulitnya yang tebal, hewan ini tidak punya pemangsa alami.

Lucunya, badak sangat mudah takut.

Sehingga ketika merasa terancam, badak akan menyerang apa saja yang menakutinya.

  1. Jumlahnya Tinggal Sedikit di Alam

Menurut National Geographic Kids, jumlah badak sekarang diperkirakan tinggal 29.000 ekor saja di alam liar.

Padahal di awal abad 20, jumlahnya masih sekitar 500.000 ekor, lo, teman-teman!

Pemburu mengincar culanya untuk digunakan sebagai pengobatan tradisional dan perdagangan ilegal.

 

 

 

Daftar Pustaka

Alikodra, Hadi. 2013. Teknik Konservasi Badak Indonesia. Tangerang: Literati

Dinerstein, Eric. 2003. The Return of the Unicorns; The Natural History and Conservation of the Greater One-Horned Rhinoceros. New York: Columbia University Press

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *